Brutal, OPM Serang dan Tembaki Rumah Warga…

by
LALADILA – Kelompok bersenjata dari gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka lagi-lagi menebar teror.
Mereka kali ini menembaki perumahan karyawan PT Freeport di Kota Tembagapura, Papua.
Berdasarkan berita yang dihimpun VIVA, kelompok bersenjata OPM menembaki rumah karyawan bernama Morne Francis Ras di Perumahan Hidden Valley di Mile 66.
Warga negara Afrika Selatan itu ditembak secara brutal. OPM melepaskan lebih dari 10 tembakan secara beruntun ke arah korban dan rumahnya sekira pukul 07.40 WIT, Jumat, 27 April 2018.
Beruntung tak satu pun peluru yang mengenai Morne, karena ketika penembakan terjadi, Morne menyelamatkan diri dengan cara tiarap di bawah mobil LWB 01.5222.
Nantang Perang, OPM Kocar-kacir Hadapi 50 Prajurit TNI
FOTO: Anggota Brimob perlihatkan bekas tembakan OPM.
Pelaku menembaki korban dari perbukitan sekitar perumahan. Yang akan terjadi penyerangan itu, mobil LWB milik korban mengalami kerusakan yang akan terjadi tertembus sejumlah peluru.
Satu peluru mengenai kap depan mobil, satu peluru mengenai kaca spion kanan dan dua peluru mengenai bodi kanan mobil.
Beberapa saat setelah penembakan terjadi, alarm tanda bahaya berbunyi di Kota Tembagapura. Seluruh karyawan yang berada di rumah dan di area kantor bertahan di dalam ruangan.
Pasukan Brimob dan TNI sudah dikerahkan ke lokasi dan langsung melakukan penyisiran guna memburu pelaku. Namun, pelaku sudah melarikan diri ke dalam hutan.
Fakta OPM, Pakai Mayat Tabrakan untuk Fitnah TNI
FOTO: Brimob kejar OPM yang tembaki perumahan di Mile 66.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, kondisi keamanan di wilayah Papua semakin memanas. Terutama setelah adanya ultimatum perang yang dikeluarkan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).
Bahkan, TNI dan Polri telah menggelar operasi senyap menumpas kelompok yang dijuluki dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) itu.
Pernyataan ultimatum perang itu diumumkan Mayor Jenderal G. Lekkagak Telenggen, usai dilantik sebagai Kepala Staf Operasi Komando Nasional TPNPB, pada 2 Februari 2018, di Markas Kimagi, Distrik Yambi, Puncakjaya, Papua.
Pembacaan ultimatum itu diunggah TPNPB di akun YouTube resminya. Dalam rekaman video, terlihat ultimatum dibacakan secara resmi dengan latar belakang bendera Bintang Kejora dan dikawal puluhan anggota OPM bersenjata laras panjang.
“Perang jangan berhenti, perang harus tanpa intervensi internasional di Papua. Ultimatum perang, saya sudah umumkan. Jadi, perang harus dilakukan di mana saja di Papua. Ketentuan, aturan perang kita sudah keluarkan itu. Panglima TNI, Polda harus tunduk pada aturan itu. TPN di seluruh Papua, perang harus berdasarkan aturan ini. Tujuan kami ingin perang lawan TNI, Polri sudah tercantum dalam aturan TPN,” kata Lekkagak.
Kisah Dramatis TNI Selamatkan Bayi yang Mau Dibakar OPM

Sumber

Baca juga

WARNING KHUSUS DEWASA!!! Semua artikel disini adalah konten dewasa yaitu video bokep terbaru 2018 yang paling hot dan paling diminati, dan tak layak jika di tonton anak kecil yang belum cukup umur.

TOP RATE VIDEO BOKEP 2018

----------

VIDEO BOKEP TERBARU PEMERKOSAAN DAN ABG CANTIK JUGA CEWEK INDO MODEL DAN ARTIS YANG LAGI HORNY

----------