Bukannya Sadar, Malah Polisi Yang Digampar

Masih banyak pengendara yang bandel melakukan pelanggaran. Ketika ditilang sebagian dari pengendara malah marah karena ogah dikenakan sanksi. Seorang pengendara motor di Bogor terpaksa diamankan karena menampar Polisi Lalu Lintas (Polantas).

0
18
Polisi mengamankan pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas.

laladila.com – Hari pertama Operasi Zebra yang digelar jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman, tepatnya didepan Cibinong City Mall (CCM) kemarin sekitar pukul 09:30 WIB mendadak ricuh.

Seorang pengendara motor di Bogor terpaksa diamankan karena menampar Polisi Lalu Lintas (Polantas). Pengendara yang diketahui bernama Yusuf (42) menolak ditilang.

Saat itu, pengendara Vespa matik berwarna merah dengan nomor polisi F 4393 FX melintas di jalur lambat di Jalan Tegar Beriman. Saat di depan CCM, pengendara yang diketahui Yusuf (42) diberhentikan petugas yang sedang menggelar Operasi Zebra karena dianggap tak menyalakan lampu.

Namun, tidak seperti pengendara lain, Yusuf malah memaki petugas saat akan ditilang. Pelaku ngotot jika lampu motornya telah dinyalakan. Akibatnya, sempat terjadi adu mulut dengan petugas yang mencoba memberi pengertian.

Bukannya sadar, pengendara bandel tersebut malah menarik kerah baju anggota yang memberi pengertian. Dengan nada menantang, dia menanyakan nama anggota tersebut dan mengancam akan mengurus persoalan ini ke Polres Bogor. Saat petugas lain mencoba meredam kemarahannya, Yusuf malah menampar muka petugas tersebut.

“Petugas mencoba menjelaskan soal sanksi dalam undang-undang lalu lintas jika tidak menyalakan lampu. Tapi yang bersangkutan masih ngotot dan menarik baju petugas. Karena tak menunjukkan sikap sopan, akhirnya petugas mengingatkan agar bersikap baik, namun dia malah menampar muka anggota yang mengingatkan,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Bogor Iptu Vino Lestari.

Sesaat setelah menampar, petugas mencoba mengamankan Yusuf karena telah bersikap di luar batas. Namun, dirinya malah melakukan perlawanan sehingga perlu beberapa petugas untuk membawanya ke Polres Bogor. Hingga tadi malam, Yusuf masih dalam pemeriksaan di Polres Bogor.

“Karena sudah sampai menampar akhirnya diproses sesuai hukum. Sudah dibuat laporan dan Berita Acara Perkara (BAP). Sekarang masih dalam pemeriksaan,” terangnya.

Untuk hari pertama, Vino melanjutkan, Satlantas Polres Bogor memfokuskan Operasi Zebra di tiga lokasi, yaitu di Jalan Tegar Beriman depan eks Rajibta, depan CCM dan Gadog Ciawi. Dari tiga lokasi itu, lebih dari seribu surat tilang sudah dikeluarkan Satlantas Polres Bogor.

“Hari ini ada seribu lebih surat tilang yang keluar. Rata-rata pelanggaran seperti masuk jalur cepat, tidak menggunakan helm, tidak melengkapi surat-surat, tidak menyalakan lampu, tidak memasang spion dan kelengkapan lainnya. Ada empat kendaraan besar yang juga kami tilang karena muatan lebih,” tutur Vino.

Operasi Zebra Lodaya 2016 sendiri berlangsung 15 hari dari tanggal 15 hingga 29 November dan fokus pada penindakan pelanggaran yang dilakukan pengendara di jalan raya.

-SD-

LEAVE A REPLY