Danau Dadakan Di Luweng Blimbing Gunungkidul Tiba-tiba Menghilang Kembali

by

Danau Dadakan Di Luweng Blimbing Gunungkidul Tiba-tiba Menghilang Kembali

Luweng Blimbing, Semanu

   Air yang berada di danau Luweng Blimbing, Semanu, Gunungkidul tiba-tiba hilang. Air danau yang sebelumnya sempat memenuhi luweng Blimbing di Dusun Serpeng Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu tersebut yang sebelumnya terlihat penuh.

Hal tersebut terjadi pada saat terjadinya banjir yang diakibatkan hujan secara berlebihan ketika kawasan DIY dilanda Badai Cempaka pada bulan November 2017 lalu. Permukaan air yang ada di luweng tersebut penuh dan berubah menjadi sebuah danau. Warga pun terkejut dengan keajaiban alam itu. Akan tetapi dua bulan kemudian air yang ada di danau perlahan-lahan mulai menyurut, malah saat ini airnya tiba-tiba menghilang.

Kejadian hilangnya air itu terjadi pada Minggu (21/1) siang. Air yang awalnya sempat memenuhi luweng habis. Selain itu, luas luweng menjadi semakin lebar beberapa meter karena bagian pinggir luweng mengalami kelongsoran.

“Air di luweng menjadi surut sejak Minggu (21/1) dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB,” ucap salah satu warga yang berada di lokasi, Suharto, saat ditanyai wartawan di tempat, Selasa (23/1).

“Tidak cuma airnya saja yang habis, sebelah sisi timur luweng juga mengalami longsor yang mengakibatkan lubang luweng semakin melebar,” tambahnya.

Saat kapasitas air di Luweng Blimbing menyurut, tambah Suharto, di sekitar lokasi sempat terdengar suara gemuruh. Dan ternyata suara itu berasal dari air yang masuk ke dalam lubang dasar luweng, dalam beberapa waktu kemudian air tersebut tiba-tiba menghilang.

Kepala Desa Pacarejo, Suhadi menghimbau, pihaknya sudah memperingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati saat melakukan kegiatan di sekitar luweng. Sebab, di sejumlah titik lokasi luweng tidak adanya batas maupun pengamanan.

“Kami ingatkan supaya masyarakat berhati-hati. Lebih-lebih sekarang ini semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke luweng,” jelasnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, lanjut Suhadi, pihaknya akan segera melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Pihaknya juga sudah meminta tenaga ahli dari pemkab untuk melakukan penelitian lebih mendalam terkait fenomena ini.

“Sebab jika pemerintah desa pastinya tidak akan melakukan penelitian lantaran biaya anggaran yang terbatas. Kami meminta berikan solusi untuk kejadian ini karena luweng semakin lama semakin melebar,” terangnya.

Seperti yang sudah diketahui, Luweng Blimbing dipenuhi air semenjak terjadi banjir pada 28 November 2017 lalu. Setelah itu, luweng tersebut dijadikan sebagai tempat untuk berwisata dadakan. Namun sayangnya, air yang berada di kawasan luweng tiba-tiba menghilang.

Baca juga

WARNING KHUSUS DEWASA!!! Semua artikel disini adalah konten dewasa yaitu video bokep terbaru 2018 yang paling hot dan paling diminati, dan tak layak jika di tonton anak kecil yang belum cukup umur.

TOP RATE VIDEO BOKEP 2018

----------

VIDEO BOKEP TERBARU PEMERKOSAAN DAN ABG CANTIK JUGA CEWEK INDO MODEL DAN ARTIS YANG LAGI HORNY

----------