Kecewa, BONEK Serbu Kota Metropolitan

Janji yang dilontarkan oleh induk organisasi sepak bola di tanah air kepada pendukung Persebaya Surabaya tidak terlaksana dengan baik sehingga ribuan Bonek menyerbu Kota Jakarta untuk mengawal agenda kongres PSSI.

0
10
Tim Persebaya Surabaya (Bonek) menyerbu Kota Jakarta

laladila.com – Janji Persebaya Surabaya atau lebih dikenal dengan nama BONEK kembali berkompetisi sudah disuarakan mayoritas Exco PSSI. Namun, jangan terbuai janji manis. Sebab, surat yang ditandatangani delapan anggota Exco PSSI tersebut hanya menjamin Persebaya akan diikutkan sebagai peserta di kongres luar biasa pada 17 Oktober.

Tidak salah jika ribuan Bonek menyerbu Jakarta untuk mengawal agenda kongres PSSI Kamis ini 10 November 2016. Sebab, ada kemungkinan bahwa induk organisasi sepak bola di tanah air tersebut mengingkari janji yang pernah dilontarkan kepada pendukung Persebaya Surabaya. Yakni, janji memainkan Persebaya dan lima tim lain (Arema Indonesia, Persebo Bojonegoro, Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, dan Lampung FC) memulai kompetisi mulai Divisi Utama pada musim depan.

Janji itu kembali disampaikan salah seorang anggota Executive Committee (Exco) PSSI Tony Apriliani. Menurutnya, kepastian status Persebaya tersebut sudah mereka sepakati dalam rapat exco di Solo pada 6 September lalu. ’’Dan, kami sudah memasukkan agenda ini ke kongres. Kami juga sudah melaporkan ini ke FIFA dan AFC,’’ kata Tony.

Tony menegaskan, tidak akan ada lagi proses voting terkait status enam klub yang sudah diakui sebagai anggota PSSI itu. ’’Karena dalam mekanisme organisasi, sistem voting itu hanya berlaku bagi pemilihan orang. Tetapi, para klub ini adalah lembaga sehingga tidak membutuhkan lagi kesepakatan peserta kongres. Mereka akan langsung disahkan,’’ tandasnya.

Sekjen PSSI Azwan Karim membenarkan pernyataan Tony. Menurut dia, keputusan mengakui dan meletakkan enam klub tersebut di Divisi Utama sudah sesuai dengan semangat yang diberikan para voters. ’’Toh, dari semua agenda yang kami berikan ke voters, tidak ada resistansi dari voters, tuh,’’ ujar Azwan.

Nah, keraguan soal janji PSSI mulai muncul ketika Andie Peci Kristiantono selaku koordinator Bonek meminta garansi terkait dengan pernyataan Azwan dan Tony. ’’Kami tidak bisa memberikan jaminan apa-apa. Sebab, kami bukan penentu. Kalau hari ini (kemarin, Red) kami berikan jaminan, itu sama saja dengan membohongi,’’ ujar Azwan

Komentar Azwan itulah yang membuat gusar Bonek. ’’Kami hanya meminta agar PSSI tidak lagi ingkar janji karena bisa gawat urusannya,’’ kata Andie Peci. ’Seluruh Bonek akan melakukan aksi besar-besaran di Jakarta,’’ ujarnya.

Pihak pemerintah yang diwakili Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga sudah mewanti-wanti agar PSSI konsisten dengan kebijakannya. ”Kalau saja mereka (PSSI) masih inkonsisten, itu akan menjadi bumerang,’’ kata Gatot S. Dewa Broto, Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga.

Gatot mengancam, pemerintah bakal memberikan teguran keras hingga ancaman pembekuan untuk kali kedua jika PSSI masih tidak konsisten.

-sd-

LEAVE A REPLY