Laladila – Uang Hasil Jual Ginjal Tidak dibayar Lunas, Ibu Ini Bawa Kasusnya ke Ranah Hukum

by

Laladila- Uang Hasil Jual Ginjal Tidak dibayar Lunas, Ibu Ini Bawa Kasusnya ke Ranah Hukum

 Uang Hasil Jual Ginjal Tidak dibayar Lunas, Ibu Ini Bawa Kasusnya ke Ranah Hukum

Laladila
Kisah seorang perempuan bernama Ita Diana benar-benar menghebohkan masyarakat. Diceritakan dirinya menjual ginjalnya di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang agar hutang-hutangnya sebesar 350 juta dapat lunas.

Tapi setelah operasi tersebut berhasil, masalah itu datang. Dana yang sudah dijanjikan dibayar tidak sesuai kesepakatan. Ita Diana merasa sangat dirugikan karena hanya menerima 74 juta dari 350 juta yang dijanjikan kedua belah pihak. Menggangap dirinya sudah dirugikan  dan dia siap membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

“Sudah 1, 2, 3 bulan saya ke situ, katanya bapak masih pengobatan, masih pengobatan. Saya waktu itu, ke situ dikasih uang Rp 2,5 juta. Setelah itu saya pulang. Katanya bulan itu belum bisa,” cerita Ita Diana di Kota Malang, Kamis (21/12). “Katanya, ‘meskipun bapak (pasien) sakit, saya kan kerja. Saya yang akan membantu ibu. Saya tetap menyelesaikan masalah ibu’. Tapi sampai kapan?” sambung Ita, sambil menirukan Nina, istri Erwin.

Yassiro Ardhana Rahman, pengacara Ita Diana mengungkapkan Ita sangat dirugikan, karena perjanjian awal tidak ditepati. Ada kekurangan sebesar Rp 280 juta dan itupun sudah ditagihkan kepada pihak yang bersangkutan. Tapi belum ada itikad baik untuk membayar nya.

“Kita akan usut semuanya, karena bagaimana juga memperjualbelikan organ tubuh atau ginjal di Indonesia merupakan perbuatan ilegal. Hal tersebut merupakan sebuah tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 64 ayat 3 juncto pasal 162 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,” tegas Yassiro.

Sedangkan itu, pihak Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) mengaku tengah melakukan pembahasan di tingkat internal. Pihaknya akan segera memberikan tanggapan dalam waktu dekat. “Mohon maaf ini tim masih audit internal. Kalau sudah selesai akan kami undang pers untuk perskon,” tutup Rudyandini Perdana P, Kepala Bagian Hukum dan Kerjsama RSSA

Baca juga

WARNING KHUSUS DEWASA!!! Semua artikel disini adalah konten dewasa yaitu video bokep terbaru 2018 yang paling hot dan paling diminati, dan tak layak jika di tonton anak kecil yang belum cukup umur.

TOP RATE VIDEO BOKEP 2018

----------

VIDEO BOKEP TERBARU PEMERKOSAAN DAN ABG CANTIK JUGA CEWEK INDO MODEL DAN ARTIS YANG LAGI HORNY

----------