Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mengamuk Karena Perlakuan PNS Tajir Didalam Persidangan, Rohadi

Ruang pengadilan tipikor memanas karena perilaku Rohadi panitera pengganti PN Jakarta Utara yang telah menjual perkara di persidangan sehingga memicu emosi Majelis Hakim

0
22
Ruang Pengadilan Tipikor memanas lantaran perlakuan Rohadi yang telah membuat Majelis Hakim Mengamuk

laladila.com – Perlakuan Rohadi panitera pengganti PN Jakarta Utara yang dikenal sebagai PNS tajir telah mencoreng marwah peradilan dan membuat hakim kesal.

“Pasalnya sebagai panitera pengganti, tugas Rohadi adalah mencatat jalannya persidangan. Namun yang terjadi, dia justru berbuat jauh melampaui kewenangannya, yakni dengan menjual perkara di persidangan”. Tegas Hakim John Halasan Butarbutar.

Mendengar teguran dari hakim tersebut, Rohadi mengaku menyesal. Namun hakim John Halasan justru semakin kesal mendengar penyesalan Rohadi.

“Kalau hanya berkata menyesali, persidangan ini tidak akan ada hasil. Dr Lilik (Ketua PN Jakut kala itu) tidak tahu menahu hal ini kan? Anda terpikir enggak dampak ke mereka dan peradilan pada umumnya? Anda yang berbuat, peradilan yang tercoreng,” cecar hakim John dalam persidangan di Pengadilan Tipikor.

Rohadi kemudian mengaku memanfaatkan momen saat Berthanatalia memberi tahu bahwa dirinya adalah kuasa hukum Saipul Jamil. Rohadi langsung mencari tahu siapa ketua majelis hakim yang akan menangani perkara pencabulan Bang Ipul tersebut.

Dia kemudian meminta Rp 50 juta kepada Bertha yang seolah-olah sebagai uang balas jasa atas penentuan hakim. Padahal sesungguhnya Rohadi tidak berperan apa pun dalam hal ini.

Rohadi kemudian mengaku sering dihubungi oleh Bertha melalui telepon dan meminta agar Saipul Jamil dihukum 1 tahun penjara saja. Namun Rohadi menolak dan mengusulkan tawaran 3 tahun. Dia juga meminta agar Bertha memberi tambahan uang jasa kepadanya.

“Dia bilang Rp 200 juta, saya bilang, ‘lebihin lah Bunda’. Dan ternyata setelah ditangkap KPK baru saya tahu nominalnya Rp 250 juta,” ujar Rohadi.

Uang itu diserahkan sehari setelah sidang vonis Saipul Jamil. Sesuai prediksi Rohadi, Saipul divonis 3 tahun penjara.

“Sungguh Yang Mulia, itu hanya untung-untungan. Sebetulnya saya sudah mau bilang saya tidak sanggup ke Bu Bertha,” aku Rohadi.

[sd]

LEAVE A REPLY