Malam Ini, Kota Surabaya Membara

Acara Surabaya Membara 2016 merupakan agenda rutin yang di selenggarakan oleh Kota Surabaya dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. Drama kolosal akan membawa para penonton untuk kembali merasakan suasana dimana Kota Surabaya di bombardir oleh tentara Sekutu pada tanggal 10 November 1945.

0
13
Sejumlah pejuang Indonesia melawan pasukan Inggris pada pementasan drama kolosal Surabaya.

laladila.com – Untuk memeperingati peristiwa 10 November, suasana di Kota Surabaya benar-benar sangat mencekam. Bunyi bom dan desingan peluru seakan menjadi lagu yang berputar tanpa henti. Teriakan pekik Merdeka menggema dari mulut para pemuda yang tampak bersemangat dengan senjata bambu runcingnya. Kebulan asap hitam dan mayat para serdadu Inggris tampak bergelimpangan di Kota Surabaya. Itulah sedikit gambaran dari suasana yang akan di tuangkan oleh arek – arek Suroboyo dalam acara drama kolosal Surabaya Membara 2016 malam ini 9 November.

Pertunjukan yang menampilkan kisah perjuangan arek Suroboyo saat melawan penjajah itu diselenggarakan di Jalan Pahlawan, Surabaya. Persiapan yang dilakukan sudah mencapai 100 persen. Termasuk pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas saat acara berlangsung.

Satlantas Polrestabes Surabaya dibantu Unit Lantas Polsek Bubutan sudah menerjunkan personel untuk mendukung kesuksesan acara tersebut. Persiapan itu dirintis sejak kemarin malam. Petugas merancang rekayasa lalu lintas karena Jalan Pahlawan yang menjadi tempat berlangsungnya acara ditutup total.

Penutupan dilakukan mulai pukul 19.00 dan dibuka lagi pada pukul 20.30. ’’Kami sudah mencoba menerapkan rekayasa lalu lintas itu pada geladi resik,’’ kata Kanitlantas Polsek Bubutan AKP Gusti Antara. Penumpukan kendaraan yang dikhawatirkan ternyata tidak seberapa terlihat saat geladi bersih berlangsung. ’’Ada di beberapa titik, itu pun karena pengendara belum tahu harus mengarah ke mana,’’ lanjutnya.

Ini adalah suasana dimana arek-arek Suroboyo menampilkan aksi mereka didalam drama kolosal.
Ini adalah suasana dimana arek-arek Suroboyo menampilkan aksi mereka didalam drama kolosal.

Karena itu, malam nanti antara menerjunkan anak buahnya di beberapa persimpangan yang menjadi jalan alternatif selama penutupan Jalan Pahlawan. Selain mengatur lalu lintas, personel akan menjadi penunjuk arah bagi masyarakat yang hendak melintas di jalan alternatif. ’’Nanti pasti kami arahkan lewat mana,’’ tuturnya.

Dia yakin saat Surabaya Membara digelar, kepadatan kendaraan di sekitar lokasi tidak terlalu parah. Selain acara itu hanya berlangsung dua jam, arus lalu lintas saat pergelaran tersebut dimulai tidak sepadat pada saat jam berangkat atau pulang kerja. ’’Pagi dan sore memang ada kemacetan, tapi setelah magrib Jalan Pahlawan lancar,’’ bebernya.

Untuk warga yang ingin melihat aksi teatrikal tersebut, Polsek Bubutan sudah menyiapkan beberapa titik parkir. Baik roda dua maupun roda empat. Tempat parkir itu merupakan titik terdekat yang bisa dijangkau dengan jalan kaki oleh masyarakat yang ingin menonton Surabaya Membara. ’’Memang kami pilih yang dekat. Gunakan lahan parkir itu semaksimal mungkin, jangan parkir di pinggir-pinggir jalan. Risiko kehilangan kendaraan dan menambah kemacetan bisa terjadi,’’ bebernya.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Adewira Negara mengatakan, Surabaya Membara terhitung event yang kondusif. Apalagi, pengalihan arus bersifat sementara. ’’Ya setelah itu seperti biasanya,’’ terangnya. Ditambah, Jalan Pahlawan bukanlah titik kemacetan di metropolis.

-S A R D I L-

LEAVE A REPLY