Sungguh Miris, Semut Merah Kerubungi Bayi Mungil

Dibungkus dengan selimut kusam dan dibuang di gudang rongsokan, itulah kisah dari bayi mungil yang ditemukan oleh warga Menganti-Wiyung Surabaya, kondisi bayi tersebut sangat memperhatinkan karna badan bayi memerah akibat gigitan semut merah.

0
13

laladila.com – Penemuan sosok bayi laki-laki dengan warna kulit sawo matang di sekitar jalan Menganti-Wiyung sangat mengagetkan banyak warga, lokasi penemuan tersebut tidak jauh dari pasar.

Siswadi adalah orang yang menemukan bayi tersebut. Seperti biasa, setiap pukul 06.30, dia mengantar istrinya ke Pasar Wiyung untuk belanja. Dia kemudian menunggu di luar pasar. Di depan pasar tersebut terdapat sebuah gudang rongsokan yang tidak berpenghuni. Gudang nomor 330 itu mempunyai halaman yang tidak begitu luas. Saat mata pria berusia 52 tahun tersebut melihat ke arah gudang, ada sesuatu yang mencurigakan.

Siswadi melihat semacam bungkusan yang bergerak-gerak. Kemudian, terdengar suara tangisan yang lirih. Warga Wiyung Gang DPR itu pun makin penasaran. Dia lantas mendekati bungkusan tersebut.

Setelah diamati, bungkusan itu ternyata merupakan selimut warna putih yang sudah kusam. Selimut tersebut membalut bayi mungil yang kondisinya sungguh memprihatinkan. “Banyak semut merah yang mengerubuti,” ceritanya.

Wajah bayi malang itu bentol-bentol kemerahan lantaran dikerubuti semut. Hidungnya mengeluarkan darah segar. Dilihat dari tali pusar yang masih kehitaman, diperkirakan, bayi tersebut belum lama dilahirkan.

Siswadi pun berteriak meminta pertolongan. Pembeli dan pedagang pun penasaran. Mereka bertanya-tanya mengenai identitas orang tua yang tega membuang bayi tidak berdosa tersebut.

Warga kemudian berinisiatif melapor ke Mapolsek Wiyung. Polisi cepat merespons. Dengan menggunakan ambulans, bayi itu dibawa ke Puskesmas Wiyung.

Kanitreskrim Polsek Wiyung AKP Sugimin mengaku bersyukur nyawa bayi tersebut bisa diselematkan. Bayi itu cepat mendapatkan penanganan medis. “Alhamdulillah cepat dirawat. Kondisi bayinya sudah berangsur sehat,” terangnya.

Dari puskesmas, bayi montok tersebut dipindah ke RSUD Bhakti Dharma Husada. Di sana dia sempat diberi cairan infus agar bisa tetap survive. Perkembangn bayi itu terus diawasi dokter dan polisi.

Kini polisi fokus mencari pelaku pembuangan bayi tersebut. Unit Reskrim Polsek Wiyung sudah meminta keterangan saksi dan warga sekitar. Mereka mencari kemungkinan warga sekitar yang baru melahirkan.

Sugimin mengaku, pihaknya sudah memiliki petunjuk yang cukup jelas. Korps seragam cokelat itu sudah mengerucutkan pencarian ke satu orang. “Sasaran sudah ada. Kami sedang meluncur ke sana,” tutur Sugimin kemarin petang.

Sayangnya, dia masih enggan membocorkan pelaku yang diduga membuang bayi tersebut. Yang jelas, bukti-bukti yang mereka kantongi memang sudah sangat kuat mengarah ke pelaku. Hingga kemarin malam, proses perburuan pelaku terus dilakukan.

-sd-

LEAVE A REPLY