Trump diduga terlibat bikin Muhammad bin Salman jadi putra mahkota Saudi

by
LALADILA – Buku teranyar karya wartawan Michael Wolff menyebut ada dugaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatur naiknya Muhammad bin Salman menjadi putra mahkota Arab Saudi menyingkirkan Muhammad bin Nayef.
Laman Al Araby melaporkan, Sabtu (6/1), buku karya Wolff itu berjudul Fire and Fury: Inside the Trump White House dan mengklaim berdasarkan wawancara dengan orang dekat Trump.
“Kami menempatkan orang kami di puncak kekuasaan,” ujar Trump kepada rekannya, seperti ditulis dalam buku itu.
Juni lalu Saudi mengumumkan Muhammad bin Salman menjadi putra mahkota yang akan menggantikan Raja Salman di masa depan, padahal sebelumnya Muhammad bin Nayef yang akan menempati posisi itu.
Ketika kabar itu diumumkan, Trump mengucapkan selamat kepada bin Salman.
Sebulan kemudian Trump melawat ke Saudi dan menandatangani perjanjian kerja sama persenjataan senilai miliaran dolar dengan para pemimpin Saudi.
Dalam buku Wolff itu juga dikatakan orang terdekat Trump itu menyebut sang presiden tidak stabil secara mental dan meragukan apakah dia layak menjabat sebagai presiden AS.
Penerbitan buku itu dimajukan empat hari untuk menghindari munculnya surat ‘cegah tangkal’ dari Trump.
Trump membantah semua tuduhan di buku itu dan menyebut buku itu penuh kebohongan dan salah tafsir.
“Saya melarang penulis buku ini masuk ke Gedung Putih. Saya tidak pernah berbicara dengan dia soal buku ini. Penuh kebohongan dan salah tafsir serta sumber yang tidak nyata,” kata Trump dalam cuitannya di Twitter kemarin.
Buku ini juga memasukkan kutipan dari Steve Bannon, mantan penasihat Trump, yang juga mendapat status ‘cegah tangkal’ dari pengacara Trump.
“Lihat orang ini (Wolff) dan saksikan apa yang terjadi kepada dia dan Steve yang ceroboh,” lanjut Trump dalam kicauannya.
Steve yang dimaksud dalam kalimat Trump itu bisa merujuk pada Steve Bannon atau Steve Rubin, penerbit buku Wolff.
“Publikasi Anda soal pernyataan Trump menimbulkan fitnah, melanggar privasi, dan merusak hubungan kontrak bersama,” kata pengacara Trump dalam sebuah surat kepada Wolff.
Gedung Putih juga menyatakan sikap terhadap buku ini.
“Saya pikir rakyat Amerika tidak peduli dengan sampah dari penulis yang tidak pernah terdengar namanya,” ujar Kepala Humas Gedung Putih Sarah Sanders yang menyebut buku ini sepenuhnya fantasi.
SUMBER : SUARA.COM

Baca juga

WARNING KHUSUS DEWASA!!! Semua artikel disini adalah konten dewasa yaitu video bokep terbaru 2018 yang paling hot dan paling diminati, dan tak layak jika di tonton anak kecil yang belum cukup umur.

TOP RATE VIDEO BOKEP 2018

----------

VIDEO BOKEP TERBARU PEMERKOSAAN DAN ABG CANTIK JUGA CEWEK INDO MODEL DAN ARTIS YANG LAGI HORNY

----------