Trump Tolak Upah Kerja 5,3 Miliar

Setelah melalui proses transisi kepemimpinan dari Presiden Barack Obama, Donald Trump akan disumpah menjadi Orang Nomor Satu di Negeri Paman Sam pada 20 Januari 2017. Dan sejak saat itu, taipan properti tersebut akan bekerja tanpa dibayar.

0
8
Presiden AS Barack Obama bertemu dengan Presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih, Washington, AS, Kamis (10/11)

laladila.com – Meskipun miliarder nyentrik Donald Trump tak punya pengalaman politik apapun dan kerap melontarkan pernyataan kontroversial, rakyat Amerika Serikat tetap memilih seorang Donald Trump sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat.

Dalam sejumlah kesempatan, bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump menyatakan dalam suatu acara di Rochester, Negara Bagian New Hampshire,  dia tidak akan menerima gajinya jika terpilih jadi presiden.

“Hal pertama yang akan kulakukan adalah memberitahukan pada Anda sekalian, jika aku terpilih sebagai presiden, aku tak akan menerima gaji sepeserpun, oke? Itu bukan masalah buatku,” kata dia di Rochester, New Hampshire.

Seseorang kemudian bertanya lewat Twitter, dalam sesi tanya jawab atau Q & A. “Apakah Anda akan merelakan gaji sebagai presiden jika terpilih?,” tanya dia.

sang miliarder memberikan jawaban. “Aku tak akan mengambilnya, sedolar sekalipun. Aku akan merelakan gajiku jika terpilih jadi presiden.”

Dalam video yang sama, Trump mengaku akan mendanai penuh kampanyenya.

Namun, tak lama kemudian Trump menggelar penggalangan dana untuk pencalonannya dan Komite Nasional Partai Republik.

Forbes mengestimasi kekayaan Donald Trump mencapai US$ 3,7 miliar atau Rp 49,15 triliun (dengan kurs US$ 1 sama dengan Rp 13.284). Meski jumlah sebenarnya tak diketahui, sebab, sang pengusaha tak membuka laporan pajaknya.

Kalaupun Trump melaksanakan janjinya itu, ia bukan presiden AS pertama yang menolak gaji.

Herbert Hoover, yang menghasilkan jutaan dolar dari pertambangan sebelum jadi presiden pada 1929; juga John F Kennedy yang berasal dari keluarga kaya yang jadi presiden pada 1929 — mendonasikan gaji mereka sebagai presiden untuk amal.

Berapa besar gaji seorang Presiden AS. Ini yang tercantum dalam aturan di Amerika Serikat:

“Presiden akan menerima secara penuh (pembayaran) untuk jasanya selama masa pengabdiannya sejak terpilih, kompensasi dalam jumlah agregat sebesar US$ 400.000 per tahun (Rp 5,3 miliar), yang dibayarkan setiap bulan.”

Presiden AS juga menerima tunjangan sebesar US$ 50 ribu atau Rp 664 juta per bulan.

-sd-

LEAVE A REPLY