Viral, ABG di Bandung Tewas Dipatuk Ular King Kobra Peliharaannya. Pengakuan Keluarga Bikin Haru!

by


Laladila.com – Seorang warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Syahril Sultan Nashir tewas dipatuk ular king kobra peliharaannya. Foto-fotonya viral di media sosial (medsos).

Seperti dilihat detikcom, Sabtu (16/12/2017) pagi, di akun Instagram @xtcindonesia sebanyak empat foto yang di tayangkan akun tersebut disukai oleh 3.183 dan mendapatkan 198 komentar dari pengguna instagram.

“Jangan dilakukan lagi saudara-saudaraku!!! Inalillahi waina illaihi rojiun.. Semua kembali kepadaNya.. Semoga diberikan yang terbaik bagi almarhum Syahril anggota XTC Baleendah.. Keluarganya diberikan ketabahan.. Mohon doanya yang terbaik.. Al Fatihah,” tulis akun tersebut.

Jangan dilakukan lagi saudara-saudaraku!!! Inalillahi waina illaihi rojiun.. Semua kembali kepadaNya.. Semoga diberikan yang terbaik bagi almarhum Syahril anggota XTC Baleendah.. Keluarganya diberikan ketabahan.. Mohon doanya yang terbaik.. Al Fatihah.. #irk
A post shared by XTC INDONESIA (@xtc_indonesia) on


Ketua RW Komplek Griya Bandung Asri 1 15, Kampung/Desa/Kecamatan Bojongsiang Teguh Relawan membenarkan Syahril merupakan warganya.

“Benar itu warga saya,” kata Teguh saat ditemui detikcom di kediamannya.




Teguh menurutkan peristiwa itu terjadi, Senin (11/12) lalu saat Syahril selesai memandikan ular kesayangannya. “Memandikan ularnya sekitar Pukul 09.00 WIB, sekitar Pukul 11.00 WIB diboyong ke Rumah Sakit Al-Ihsan Baleendah, lalu koma dan tewas sekitar Pukul 24.00 WIB,” tuturnya.

Teguh memastikan Syahril tewas karena dipatuk oleh ular peliharaannya. “Tidak ada indikasi bunuh diri, murni musibah,” pungkasnya.


ABG Syahril Dipatuk Ular King Kobra Saat Foto Hewan Peliharaannya Itu


Syahril Sultan Nashir (14) warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat tewas dipatuk ular king kobra saat mengambil foto ular peliharanya menggunakan telepon genggam.

“Anak saya tewas setelah dipatuk ular peliharaannya,” kata Ibunda Syahril, Neuis Marpuah saat ditemui detikcom di kediamannya di Komplek Griya Bandung Asri 1 RW 15, Kampung/Desa/Kecamatan Bojongsoang, Jumat sore (15/12/2017).

Neuis mengungkapkan insiden itu terjadi pada Senin (11/12) lalu. Saat itu di rumah hanya Syahril sendiri. Neuis yang merupakan dosen di sebuah perguruan tinggi tengah mengajat. Kakak-kakaknya pun tengah sekolah. Syahril yang merupakan siswa 3 Tsanawiyyah di salahsatu pesantren daerah Ciganitri, libur usai ujian.

“Ular itu dia mandikan terus dia mainkan di garasi rumah. Mungkin kepatuk saat tangannya memegang handpone untuk mengambil gambar ularnya,” ungkap Neuis.


Menurut Neuis, Syahril memang rutin memandikan ular king kobra peliharaannya itu. Diduga karena sambil memegang telepon genggam, ia tidak fokus. Ular tersebut mematuk tangan sebelah kiri Syahril.

“Syahril diantarkan teman-temannya ke rumah sakit sekitar jam 11 siang, setelah dapat kabar itu saya langsung menyusul ke rumah sakit. Anak saya meninggal jam 10 malam setelah mendapatkan penanganan dari dokter,” ujarnya. 


Terpantau dari komentar netizen, kemungkinan kerabat dekatnya mengomentari postingan yang di unggah akun xtc_indonesia itu karena sepertinya tidak sedikit yang malah membully,

Saya kasih penjelasan ya, dia hobby dan punya banyak peliharaan ular, biasanya kalau dia digigit bisa ngobatin sendiri, mungkin tuhan bertakdir lain, jd tolong ya saling menghargai dan bantu doanya, terimakasih???

Selain itu dari pihak keluarga juga ikut mengomentari pada postingan yang pertama diunggah di Fb, 

Terimakasih saudra2 yg telah mendo’akan adik sya, semoga do’a kalian di balas berlipat kebaikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala Amminn, dan intinya sya mau mohon atas nama klrga besar jadikan ini sebuah contoh untuk kita semua agar selalu berhati2 dalam melakukan aktivitas apapun itu, semoga kejadian sperti ini tidak trulang kmbali dan menjadikan pelajarn besar untuk kita semua, Skali lagi sya ucapkan terimaksih yang besar2nya atas do’a dan dukungan sudra2 ? *berkomentar lah yg santun bila ini terjadi pda anda sudara atau kerabat trdkt anda apa yg anda rskan mlihat komntar2 ini (untuk nindi sari tolong posting saja sya atas nama klrga besar minta tolong kerja sama nya)


Dijuluki ‘Raja Kobra’, Pria Ini Mati Akhirnya Tewas Mengenaskan Digigit Ular Peliharaannya


 Menaklukan seekor ular tentu memerlukan keahlian khusus.
Tak sembarang orang bisa menaklukan ular apalagi ular berbisa.

Orang bisa menaklukan ular berbisa biasanya mempunyai keahlian khusus.

Meski orang yang berahlian khusus pun kadang bisa saja jadi korban keganasan ular.
Itulah yang terjadi di Filipina.

Seorang pawang ular bernama Elies ‘Peter’ Lenturio meninggal karena meminum darah ular yang telah mengigitnya.
Elies ‘Peter’ Lenturio dikenal sebagai “Raja Cobra” dari Filipina.

Kobra dikenal sebagai ular yang sangat beracun dan orang-orang akan mati kalau tak segera di tolong.

Namun, Peter yang mempunyai julukan “Raja Cobra” sudah mendapat banyak gigitan bertahun-tahun.

Ia tahu cara agar tak menjadi korban dari kobra yang mengigitnya.

Pada hari kematiannya, Peter tidak dibawa ke rumah sakit saat digigit cobra.
Saat itu ia digigit ular kobra peliharaannya.

Karena marah, ia membalasnya dengan memotong kepala ular tersebut dan meminum darahnya.

Pada malam harinya, mulutnya berbisa ddan tiba-tiba kaku.
Ia mengejutkan keluarganya dan segera dibawa ke rumah sakit.
Akhirnya, pawang kobra tersebut dinyantakan meninggal saat datang ke rumah sakit.

Tribunnews.com/detik.com

Baca juga

WARNING KHUSUS DEWASA!!! Semua artikel disini adalah konten dewasa yaitu video bokep terbaru 2018 yang paling hot dan paling diminati, dan tak layak jika di tonton anak kecil yang belum cukup umur.

TOP RATE VIDEO BOKEP 2018

----------

VIDEO BOKEP TERBARU PEMERKOSAAN DAN ABG CANTIK JUGA CEWEK INDO MODEL DAN ARTIS YANG LAGI HORNY

----------